SEPENGGAL PERJALANAN (PERIGI RAJA)

  • 1 min read
  • Mar 10, 2021
Bagi saya yang agak pelupa, arsip foto bisa mengingatkan siapa saja yang pernah saya temui dan kemana saja saya pernah berkunjung. Terlebih di era nya kamera digital, dimana foto begitu mudah disimpan dan diakses kapan saja tanpa berubah kualitasnya. Hal ini tentu saja jauh lebih mudah dibanding era fotografi film. Ada kalanya tempat yang pernah saya kunjungi, akan dikunjungi kembali beberapa tahun berikutnya. Salah satu contohnya lokasi di foto ini.

Tempat pada foto di atas bernama Desa Perigi Raja, tepatnya Parit A. Razaq. Foto di atas adalah foto 9 tahun yang lalu Tahun 2012) saya (baju garis-garis hijau putih) sempat berkunjung ke sini ditemani beberapa kawan saya. Kami ke sana menempuh perjalanan speed boat kurang lebih hampir 2 jam. Perjalanan agak lambat dikarenakan speedboat yang kami tumpangi harus melewati parit yang menyempit dikarenakan nipah yang tumbuh subur. Sehari-harinya masyarakat hanya melewatinya menggunakan sampan. Praktis kondisi ini agak menyulitkan kami sampai ke lokasi. 

Beberapa waktu yang lalu, saya (baju hijau tua) berkesempatan lagi mengunjungi tempat ini meski dengan orang dan suasana yang berbeda. Banyak yang berubah, barangkali termasuk saya sendiri yang bertambah tua. Beberapa orang yang menyertai saya di tahun 2012 itu sudah meninggalkan kami semua, yaitu almarhum Pak Sunarno dan almarhum Pak Abdul Khair. Selain saya, masih ada Pak Jarwadi yang juga ada di kedua photo ini. Setelah pertemuan di tahun 2012 yang lalu, baru beberapa waktu yang lalu, saya sempat bersillaturrahim dengan beliau.

Banyak yang berubah dari perjalanan kami tersebut, kelapa yang dulunya dominan mucong mulai berangsur-angsur membaik meski belum secara keselurahan. Pondok yang dulunya masih apa adanya sekarang sudah terbangun menjadi rumah hunian petani. Kami pun sempat duduk santai sambil menyantap kelapa muda di sana.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *