Sudah lama rasanya tak berada di tengah anak-anak pramuka. Hari ini berkesempatan mendampingi si sulung berada di antara mereka. Ada acara pramuka yang dihadirinya hari ini. Acaranya berisi pertandingan-pertandingan antar sekolah. Karena ini pertama baginya, kamipun berinisiatif mendampingi sebentar.
Rasanya seperti kembali ke masa lalu, karena dulupun aku berada di posisi yang sama. Seingatku dulu ada juga acara seperti ini yang diadakan di komplek perkantoran yang sekarang sudah berganti menjadi taman kota. Waktu itu aku masih baru pindah ke sekolah baru karena kami harus pindah rumah. Pagi-pagi ayah sudah mengantarku berjalan kaki dari rumah kami ke tempat acara yang tidak terlalu jauh.
Kami meninggalkannya sebentar untuk berkeliling di zona Car Free Day (CFD) yang kebetulan berdekatan dengan lokasi acara pramuka. Ketika ditawari uang jajan oleh bundanya, dengan sigap dia menjawab “tak boleh jajan bunda sama gurunya”. Bunda hanya tersenyum mendengar ucapan polos si sulung.
Setelah berputar-putar sebentar di area CFD, kami mampir lagi ke tempat acara pramuka. Kali ini untuk memastikan kondisinya. Baginya ini kesempatan pertama acara keluar sekolah. 3 tahun terakhir sejak wabah Covid-19, acara outdoor untuk anak-anak sekolah sangat jarang sekali. Terlihat wajah lelah sambil meringis kepanasan. Tak banyak naungan di sini. Sebelum pulang, bundanya menawarkan lagi uang jajan dan langsung direspons cepat karena kehausan katanya.
Jelang tengah hari kami pulang ke rumah, sementara si sulung masih di sana. Katanya sampai sore. Kami pamit, nanti sore akan dijemput kembali. Aku coba membaca raut wajahnya untuk memastikan keberanian dan kemandiriannya. Akhirnya kami bisa pulang dengan lega karena dia telah dewasa selaras dengan usianya yang menjelang satu dasawarsa.

Keren… mengalir dan mudah dicerna. Pakai apa bikin website ini, yak. Lama tak nulis blog.
Pakai wordpress bikinnya.