Kita kadang perlu sebuah angka untuk mengingat sesuatu. Setiap tahun misalnya orang merayakan ulang tahun atau ulang tahun pernikahannya. Dalam skala kenegaraan misalnya orang merayakan ulang tahun kemerdekaan atau sumpah pemuda setiap tahunnya. Agak aneh rasanya kalau tiba-tiba kita merayakan ulang tahun yang ke 31,6 tahun. Sulit menghitungnya dan bisa jadi menimbulkan pertanyaan. Jadi untuk merayakan sesuatu, kita juga perlu angka-angka yang juga rasional dan mudah diingat.
Bulan ini kami mengingat peristiwa akad nikah tepat di tanggal dan bulan ini dengan perhitungan kalender matahari. Sebuah peristiwa yang bagi sebagian orang tentu sangat berpengaruh dalam perjalanan hidupnya. Perubahan status, tanggung jawab bahkan tak jarang gaya hidup pun berubah dan pada akhirnya mempengaruhi kedua orang dalam ikatan pernikahan tersebut dalam membuat prioritas dalam hidupnya.
Salah satu komitmen tak tertulis yang senantiasa kami jaga adalah semangat untuk terus belajar. Meskipun banyak perbaikan-perbaikan yang sudah dilakukan tetapi waktu yang panjang juga semakin membuka mata bahwa masih banyak kekurangan kami dalam banyak hal. Ditambah lagi bertambahnya tanggung jawab mendidik anak yang secara tak sadar mendorong para orang tua untuk senantiasa belajar. Salah satu sebab utamanya adalah setiap zaman memiliki tantangan masing-masing. Semangat untuk terus belajar ini juga sejalan dengan perintah Allah untuk konsisten dalam iman, berbuat kebaikan dan saling mengingatkan dalam kebenaran dan kesabaran. Dan keluarga adalah pilot project dari perintah ini.
Interaksi belajar berawal dari diskusi. Diskusi pembuka masuknya pengetahuan-pengetahuan dalam keluarga. Diskusi yang diikuti dengan keiginan mendengarkan dengan tulus dan kesadaran bahwa banyak yang harus dibenahi. Diskusi juga merupakan salah satu hajat yang harus dituntaskan terutama bagi istri. Beberapa teori membenarkan bahwa istri perlu lebih banyak didengarkan. Sehingga selain tujuan utamanya untuk memecahkan persoalan-persoalan dan menghantarkan pengetahuan, diskusi juga cara untuk menumpahkan segala hal meski kadang dari sisi tema yang dibicarakan bisa jadi tidak terlalu penting. Tapi dalam konteks belajar, apapun tema diskusinya sebenarnya selalu ada bobot pengetahuan yang bisa diambil. Biarlah anggota keluarga berisik di rumah, karena kalau tak terakomodir, ini jadi beban psikologis yang akhirnya pecah di tempat-tempat yang tak semestinya. Sehingga pengetahuan memandu sebuah diskusi dalam keluarga adalah kemampuan mendasar yang harus dimiliki ayah sebagai kepala keluarga.

One thought on “ANNIVERSARY”