KITA DAN LANGKAH KECIL ITU

  • 2 min read
  • Nov 05, 2015

Karya-karya besar dimulai dari langkah-langkah kecil. Jarak tempuh jauh dimulai dari langkah pertama. Capaian luar biasa dimulai dari terobosan-terobosan sederhana. Dan semua itu diawali dengan obrolan ringan dengan rekan sepemikiran seperjuangan. Obrolan ringan yang mungkin saja terpikir dari mimpi kemaren sore.

Ide tak terlepas dari obrolan. Perlu kualitas obrolan yang memadai untuk menyimpulkan ide-ide berkualitas. Ide-ide besar kadang gagal di tengah jalan karena kegagalan berkomunikasi. Makanya kalau ada orang bilang “ngomong doang”, sebenarnya kurang tepat. Apa yang kita lakukan hari ini bisa jadi hasil obrolan kita kemaren sore. Problem kita hanya di penataan obrolan, agar obrolan tak sekedar iseng tetapi menjadi obrolan yang menjadi dasar kerja-kerja besar.

Tahun 2000-an saat masih di bangku kuliah, di tingkat awal saya sering bertemu dengan beberapa orang senior yang kemana-mana selalu membawa buku kecil beserta satu buah pulpen. Begitupun dengan beberapa orang dosen yang punya kebiasaan yang sama.  Setidaknya ada benang merah yang bisa kami ambil dari orang-orang tersebut.

Pada beberapa kesempatan ngobrol dengan orang atau ketika sedang memikirkan sesuatu, mereka menuliskan sesuatu di buku kecilnya itu. Bahkan ketika ngobrol dengan kami, para juniornya, tak jarang mereka menuliskan apa yang kami sampaikan. Selang beberapa waktu kemudian, beberapa di antara kami para junior nya pun mencoba melakukan hal yang sama.

Sampai kemudian, ketika era ponsel pintar menyerbu, buku-buku tersebut bertransformasi menjadi aplikasi pencatatan digital yang semakin mudah dibawa kemana-mana dan bisa dibuka di berbagai platform. Meskipun beberapa orang diantara generasi kami, ada pula yang masih betah bawa buku kecil kemana-mana dalam keseharian hidupnya.

Puluhan tahun melakukan hal-hal seperti itu sedikit banyak mengubah gaya hidup saya. Terlebih bagi saya yang sedikit pelupa, hal seperti ini bisa jadi alat bantu yang efektif. Ini yang saya katakan “langkah kecil” sesuai judul. Bagi saya kebiasaan mendengar, berbicara dan menuliskannya merupakan langkah kecil untuk meraih capaian-capaian besar. 

Seringkali kita, atau mungkin hanya saya, ketika punya impian-impian besar tapi tak pernah mengupayakan langkah apapun untuk mewujudkan impian-impian itu. Yang dibayangkan hanya kesulitannya saja. Sehingga langkah-langkah kecil itu tak kunjung dimulai.

Sebuah tujuan, seberat dan serumit apapun, harus dimulai dengan langkah-langkah kecil. Kita bisa menjabarkan langkah-langkah tersebut dengan satuan waktu terkecil. Apa yang harus saya lakukan pagi ini, apa yang harus saya lakukan hari ini, apa yang harus saya lakukan pekan ini dan begitu seterusnya sampai kita mencapai tujuan itu. 

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *